Kinerja Polisi dan Desakan Pendampingan bagi Korban Pencabulan Anak

by -38 Views

Kepedulian Terhadap Perlindungan Anak: Desakan Pendampingan Maksimal Bagi Korban Dugaan Pencabulan Anak

Tokoh perempuan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Darnawati, menguatkan kembali kepedulian terhadap perlindungan anak dengan menyerukan pentingnya penanganan menyeluruh terhadap korban dugaan tindak pidana pencabulan di Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah. Selain memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian, ia juga mendesak instansi terkait untuk memberikan pendampingan hukum, psikologis, dan sosial yang maksimal kepada korban dan keluarganya.

Kinerja Polsek Tanah Merah Dinilai Sigap

Dalam kunjungan tim media ke rumahnya, Hj. Darnawati menjelaskan keprihatinannya atas dugaan tindak pidana seksual yang menimpa seorang anak. Ia juga mengapresiasi kinerja Polsek Tanah Merah yang dinilai sigap dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Menurutnya, penanganan kasus semacam ini harus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai hukum untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Sebagai Ketua Fraksi Perindo DPRD Kabupaten Indragiri Hilir yang aktif menyuarakan isu-isu sosial dan perlindungan masyarakat, Hj. Darnawati menegaskan bahwa setiap dugaan kekerasan seksual terhadap anak merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap remeh. Menurutnya, hal tersebut merupakan pelanggaran hak-hak anak yang harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pentingnya Pendampingan Korban

Hj. Darnawati juga menyoroti pentingnya pemulihan kondisi korban. Ia meminta UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Indragiri Hilir untuk memberikan pendampingan psikologis, hukum, dan perlindungan yang diperlukan agar korban dapat pulih dari trauma yang dialami. Bagi Hj. Darnawati, proses pemulihan korban sama pentingnya dengan proses hukum terhadap pelaku.

Selain itu, sinergi antarinstansi juga menjadi hal yang ditekankan oleh Hj. Darnawati. Ia meminta Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir untuk turut berperan aktif dalam memberikan bantuan sosial dan pendampingan kepada keluarga korban sesuai tugas dan kewenangannya. Kolaborasi dari berbagai pihak dianggap sebagai kunci utama dalam memastikan perlindungan yang menyeluruh bagi korban.

Sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat dan aktif dalam kegiatan sosial, Hj. Darnawati turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak. Ia menegaskan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan semua pihak, termasuk keluarga, masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

Terakhir, Hj. Darnawati berharap proses penegakan hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku dan mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak. Kasus ini menjadi pengingat bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak agar setiap anak yang menjadi korban kekerasan dapat kembali menjalani kehidupannya dengan aman, bermartabat, dan penuh harapan.

Source link