Kabupaten Indragiri Hilir Raih Prestasi di MTQ Riau 2026
Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Dalam persaingan ketat melawan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau, Inhil sukses meraih Juara II Bazar dan Stand Pameran Produk Unggulan Daerah, serta menempati peringkat kedelapan dalam akumulasi nilai seluruh cabang perlombaan.
Prestasi dan Pengumuman dalam Penutupan MTQ
Pencapaian gemilang ini diumumkan dalam malam penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau yang digelar meriah pada Jumat (3/7/2026) di Kabupaten Kuantan Singingi. Sekretaris Daerah Provinsi Riau memimpin acara penutupan yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan ribuan masyarakat dari seluruh penjuru Provinsi Riau.
Wakil Bupati Inhil Yuliantini, yang turut hadir dalam acara tersebut, bersama dengan pejabat daerah lainnya, telah memberikan dukungan penuh kepada para peserta MTQ asal Inhil selama berlangsungnya kompetisi.
Bukti Potensi Ekonomi Daerah dan Syiar Islam
Keberhasilan meraih Juara II dalam kategori Bazar dan Stand Pameran Produk Unggulan Daerah menunjukkan bahwa Inhil tidak hanya unggul dalam bidang syiar Islam, tetapi juga mampu menampilkan potensi ekonomi daerah melalui produk-produk unggulan UMKM berkualitas dan bersaing.
Stand pameran dari Inhil berhasil menyita perhatian dengan produk khas daerah, kreativitas pelaku usaha lokal, serta kekayaan budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Inhil. Penataan stand yang menarik dan promosi produk unggulan membantu Inhil bersaing dengan peserta dari daerah lain.
Harapan dan Komitmen untuk Masa Depan
Wakil Bupati Yuliantini menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berjuang demi meraih prestasi tersebut. Ia berharap bahwa keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan pembinaan generasi Qur’ani dan mendukung kemajuan sektor UMKM di daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berjanji akan terus memperkuat pembinaan peserta MTQ sejak usia dini untuk menghasilkan generasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional. Selain itu, pembinaan terhadap pelaku UMKM juga akan terus ditingkatkan untuk meningkatkan daya saing produk daerah.





