Perbedaan Pengguna Aktif dan Chronically Online di Media Sosial
Masyarakat saat ini hampir tidak mungkin lepas dari gawai dan media sosial. Kendati demikian, pengguna media sosial sebenarnya terbagi dalam dua kelompok yang sangat berbeda, yaitu pengguna aktif dan chronically online. Memahami perbedaan mendasar antara kedua tipe ini sangat penting agar kita tidak terjebak dalam batas penggunaan yang tidak sehat. Berikut ulasannya, dilansir dari CNET & FHE Health (22/8).
Mengenal Pengguna Aktif
Pengguna aktif memanfaatkan media sosial sebagai alat pendukung sehari-hari secara terukur. Mereka membuka aplikasi dengan tujuan spesifik, seperti mencari berita terbaru, membangun jejaring profesional, atau sekadar menjaga komunikasi dengan teman dekat. Oleh karena itu, pengguna tipe ini mampu membatasi waktu layar (screen time) dan langsung mematikan ponsel begitu urusan mereka selesai.
Chronically Online: Kondisi yang Mengkhawatirkan
Sebaliknya, fenomena chronically online menggambarkan kondisi ketika seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya di dunia maya hingga kehilangan koneksi dengan realitas fisik. Sebagai dampaknya, mereka memahami seluruh tren, bahasa gaul (slang), dan konflik viral di media sosial secara mendalam, namun sering kali gagal memahami konteks kehidupan nyata.
Pengguna jenis ini cenderung merespons masalah kecil di media sosial dengan reaksi emosional yang berlebihan.
Tanda-tanda Kamu Chronically Online
Apakah kamu termasuk dalam kategori chronically online? Pertama, kamu merasa gelisah jika tidak mengecek feed atau linimasa selama beberapa menit saja. Kemudian, kamu sering membawa istilah atau debat absurd dari media sosial ke dalam percakapan sehari-hari di dunia nyata.
Jika situasi tersebut terasa familiar, maka besar kemungkinan kamu sudah masuk ke dalam kategori chronically online.
Pada akhirnya, media sosial hanyalah sebuah alat netral dan sangat bergantung pada cara kita menggunakannya. Oleh sebab itu, mulailah mengambil jeda (digital detox) secara berkala agar pikiran tetap jernih. Jadi, apakah kamu termasuk pengguna aktif yang bijak atau justru telah terperangkap sebagai seorang chronically online?
