Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh-Bumisari di Sukabumi Dipertanyakan Kualitasnya
Pelaksanaan proyek pemeliharaan rutin ruas Jalan Cicareuh–Bumisari di Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat. Proyek ini menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 dan dikerjakan oleh CV Arrahmah dengan nilai anggaran hampir Rp197 juta.
Keluhan Warga Terhadap Proyek Pemeliharaan Jalan
Warga Desa Mangunjaya menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan proyek tersebut. Mereka mengkritik bahwa pekerjaan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, hanya dua hari, dan dikerjakan oleh pekerja dari luar daerah. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas hasil pekerjaan yang dipertanyakan oleh masyarakat.
Salah seorang tokoh masyarakat menyebutkan bahwa masih banyak bagian jalan yang berlubang dan ditutup dengan aspal bekas, menunjukkan bahwa material yang digunakan mungkin kurang memadai. Kecewa dengan hasil pekerjaan ini, warga berharap agar proyek pemeliharaan jalan benar-benar bermanfaat bagi aktivitas sehari-hari mereka.
Insiden Kecelakaan Lalu Lintas di Sekitar Lokasi Pekerjaan
Warga juga melaporkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas yang diduga terjadi akibat kondisi jalan yang masih kurang baik di sekitar lokasi pekerjaan. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh setelah melintasi bagian jalan yang berlubang dan ditutup menggunakan aspal bekas. Meskipun belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan ini, hal ini mencuatkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.
Dengan adanya keluhan dan insiden ini, warga berharap agar Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan bahwa pekerjaan telah sesuai dengan standar teknis dan volume yang ditentukan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, diharapkan pihak terkait segera mengambil langkah evaluasi dan perbaikan untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana publik.





