Dugaan Aliran BBM Puluhan Ribu Liter Ke Perusahaan Ebi Mencuat
Di tengah keluhan nelayan kecil yang kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) dengan harga resmi, temuan aktivitas pasokan BBM dalam jumlah besar ke perusahaan pengolahan ebi di Tanah Merah, Inhil, Riau, menimbulkan tanda tanya besar. Perusahaan tersebut milik E alias AK.
Unsur-unsur Temuan Lapangan
Investigasi pada 8 Juni 2026 mengungkap motor laut bersandar di area perusahaan dengan membawa drum dan tandon berkapasitas besar berisi dugaan BBM. Total muatan dalam satu kali pengangkutan diperkirakan mencapai 6.000 liter.
Kebutuhan BBM operasional perusahaan mencapai 3,5 drum per hari atau sekitar 21.000 liter per bulan. Pasokan BBM diperoleh dari PT Resma Tama Inhil dengan kapal pengangkut antara lima hingga sepuluh kali setiap bulan.
Publik Mencurigai Pasokan BBM ke Perusahaan
Volume pasokan BBM yang masuk mencapai 30.000 hingga 60.000 liter per bulan, melebihi kebutuhan operasional 21.000 liter. Warga menilai perlunya penelusuran legalitas distribusi BBM, sumber pasokan, dan penggunaannya.
Masyarakat menekankan pentingnya transparansi dan penegakan hukum terhadap dugaan distribusi BBM besar ke perusahaan. Kepatuhan terhadap aturan BBM bersubsidi juga dipertanyakan.
Harapan Publik dan Ancaman Hukum
Harapan masyarakat terletak pada tindakan aparat penegak hukum untuk pemeriksaan menyeluruh terhadap rantai distribusi BBM ke perusahaan. Dugaan pelanggaran yang merugikan hak masyarakat harus diungkap.
Masyarakat menuntut kejelasan, transparansi, dan penegakan hukum yang adil dari pihak berwenang terhadap isu distribusi BBM ke perusahaan ebi.





