Diskusi Taktik Peperangan Bawah Air: Ancaman Maritim Modern

by -53 Views

Forum Diskusi Taktik Peperangan Bawah Air: Menghadapi Ancaman Maritim Kontemporer

Sorong – Komando Armada III menggelar Forum Diskusi Taktik Perwira Koarmada III dengan mengangkat tema “Dinamika Perkembangan Taktik Peperangan Bawah Air Dalam Rangka Menghadapi Ancaman Maritim Kontemporer” di Lobi Mako Koarmada III, Katapop, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (21/5/2026).

Acara ini dipimpin oleh Panglima Koarmada III, Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, dan diikuti oleh seluruh perwira Koarmada III baik secara tatap muka maupun melalui video conference. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan, kemampuan analisis, dan pemahaman perwira terhadap perkembangan peperangan maritim modern yang terus berubah secara signifikan.

Perspektif Pangkoarmada III

Pangkoarmada III menegaskan bahwa peperangan maritim modern sudah tidak hanya mengandalkan kekuatan armada permukaan, tetapi juga teknologi bawah air, kemampuan stealth, superioritas sensor, penggunaan drone bawah laut, dan konsep network centric warfare. Menurutnya, tantangan ini memerlukan prajurit TNI AL yang mampu beradaptasi secara dinamis terhadap ancaman maritim kontemporer yang semakin kompleks.

“Peristiwa tenggelamnya kapal perang Iran IRIS Dena memberikan banyak pelajaran penting mengenai efektivitas operasi kapal selam modern, superioritas deteksi bawah air, serta kesiapan doktrin anti-submarine warfare (ASW),” ungkap Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN.

Persiapan dan Tantangan Koarmada III

Posisi strategis wilayah operasi Koarmada III di kawasan timur Indonesia yang memiliki perairan luas langsung berbatasan dengan samudera dan jalur pelayaran internasional menuntut kesiapsiagaan taktik yang matang, interoperabilitas yang baik, serta dukungan alat utama sistem persenjataan yang optimal.

Pangkoarmada III mendorong perwira untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam deteksi bawah air, penginderaan sonar, peperangan elektronika, dan analisis intelijen maritim. Kemampuan untuk mengambil keputusan taktis secara cepat, tepat, dan terukur menjadi kunci penting di tengah ketidakpastian pertempuran modern.

Melalui forum diskusi ini, Koarmada III berharap dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran konstruktif dan inovatif sebagai masukan bagi pimpinan TNI AL untuk menyempurnakan strategi dan taktik operasi laut, khususnya dalam peperangan bawah air, guna mendukung kesiapan operasional dalam menjaga kedaulatan maritim Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Post Views: 10
Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Source link