Memantau Infrastruktur Jalan Menuju Pantai Selatan Sukabumi

by -56 Views

Lonjakan volume kendaraan menuju kawasan wisata pantai selatan di Kabupaten Sukabumi telah menyebabkan kemacetan di sejumlah titik, terutama di jalur utama menuju destinasi favorit wisatawan. Dari pantauan lapangan, terlihat ribuan kendaraan roda dua dan empat memenuhi jalur menuju pantai seperti Pantai Karanghawu. Namun, antusiasme masyarakat untuk berlibur bertentangan dengan kondisi infrastruktur jalan yang dianggap belum siap menampung lonjakan kendaraan.

Kemacetan terparah terjadi di titik-titik jalan tertentu yang mengalami kerusakan serius, seperti Jalan Bantarkawung yang terkena pergerakan tanah di Desa Warungkira dan jalan di Desa Pasirsuren. Kondisi jalan yang rusak membuat kendaraan bergerak lambat, memperparah antrean kemacetan yang panjang. Selain kerusakan jalan, tingginya volume kendaraan menuntut rekayasa lalu lintas yang optimal.

Beberapa wisatawan terpaksa menghabiskan berjam-jam dalam antrean di bawah sinar matahari. Salah seorang wisatawan, Ujang (65) asal Bogor, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Bersama keluarganya, mereka hendak berlibur ke Pantai Karanghawu namun terjebak kemacetan akibat jalan rusak. Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengendara lain yang berharap agar pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap infrastruktur jalan.

Sebagai kawasan wisata unggulan, akses menuju pantai selatan seharusnya menjadi prioritas dalam perbaikan infrastruktur dan manajemen lalu lintas. Lonjakan wisatawan pada momen libur panjang menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan pemerintah daerah. Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah konkret, seperti percepatan perbaikan jalan, penambahan petugas pengatur lalu lintas, dan rekayasa arus kendaraan, agar kejadian serupa tidak terulang dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

Source link