Lamborghini Temerario Super Trofeo: Kekalahannya dari Mobil Hybrid

by -32 Views

Elektrifikasi adalah hal yang penting, bahkan untuk Lamborghini. Seiring dengan peraturan emisi yang semakin ketat, Lamborghini memastikan semua model yang mereka pasarkan saat ini adalah mobil hibrida. Meskipun begitu, tidak semua mobil Lamborghini memiliki mesin pembakaran yang dipasangkan dengan motor listrik. Beberapa model, seperti Temerario GT3 dan Super Trofeo, masih menggunakan mesin ICE tanpa bantuan listrik.

Versi terbaru Super Trofeo adalah mobil balap dengan roda belakang, yang merupakan penerus Huracan. Meskipun Lamborghini telah merencanakan edisi khusus RWD untuk digunakan di jalan raya, untuk saat ini konfigurasi ini hanya tersedia untuk trek. Mobil balap ini dirancang untuk seri Super Trofeo Lamborghini, yang merupakan kejuaraan one-make yang dimulai pada tahun 2009.

Dari segi mesin, Super Trofeo menggunakan mesin V-8 twin-turbo yang menghasilkan 641 tenaga kuda. Mesin ini diklaim lebih rendah tenaganya dibandingkan versi jalan raya. Tenaga dari mesin ini dikirim ke roda belakang melalui gearbox berurutan enam percepatan. Super Trofeo juga menggunakan beberapa komponen dari GT3, dengan tenaga 577 hp tergantung pada penyesuaian BOP.

Selain perubahan pada powertrain dan transmisi, Temerario Super Trofeo juga memiliki body kit yang lebih agresif dan berbagai peningkatan lainnya seperti sistem kontrol traksi dan suspensi KW. Lamborghini juga telah mengisyaratkan kemungkinan adanya versi RWD yang dilengkapi dengan pelat nomor di masa depan.

Di luar itu, Lamborghini juga menyatakan bahwa mereka sedang mengembangkan model off-road dan berorientasi pada performa yang lebih tinggi dari Temerario. Namun, prioritas saat ini adalah memulai produksi model reguler dan menjaga pengiriman tepat waktu. Sementara Super Trofeo tidak akan balapan hingga beberapa tahun ke depan.

Source link