Baterai solid-state telah lama menjadi pembicaraan di industri otomotif, namun implementasinya dalam skala massal masih belum terlihat. Toyota adalah salah satu produsen mobil yang telah mengembangkan teknologi baterai solid-state ini untuk menjadikannya lebih tahan lama, dengan klaim bertahan hingga 40 tahun. Hal ini merupakan tonggak penting dalam industri baterai mobil, mengingat umur rata-rata kendaraan penumpang di Amerika Serikat pada tahun 2025 hanya sekitar 14,5 tahun.
Keunggulan dari baterai solid-state ini, selain umurnya yang lebih panjang, adalah dapat memberikan jarak tempuh yang lebih jauh, mengurangi berat kemasan, dan meningkatkan keamanan sel. Produsen baterai lain juga telah menyatakan potensi besar dari baterai solid-state dalam mengatasi siklus pengisian-pengosongan yang tinggi, sehingga mengurangi biaya penggantian dan memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan.
Toyota sendiri telah menjalin kemitraan dengan berbagai pemasok untuk mewujudkan impian mereka dalam baterai solid-state ini. Meskipun masih belum jelas di mana pertama kali baterai ini akan diterapkan, namun Toyota telah menjanjikan untuk membawa perubahan besar dalam pasar mobil listrik jika klaimnya tentang baterai solid-state benar-benar terbukti. Dengan berbagai potensi manfaat yang ditawarkan, baterai solid-state bisa menjadi revolusi dalam industri otomotif global.





