Renault kembali menghadirkan desain retro-modern yang menarik melalui Twingo terbarunya. Berbeda dengan versi aslinya, Twingo baru ini adalah mobil listrik eksklusif yang menggantikan pendahulunya yang dihentikan tahun lalu. Dikembangkan dalam waktu dua tahun, hatchback listrik entry-level ini menghadirkan sentuhan masa lalu dengan elemen desain yang mengingatkan pada model generasi pertama yang populer dari tahun 1992 hingga 2012.
Meskipun Twingo baru ini lebih besar dari versi sebelumnya, namun tetap kompak dengan panjang 149,1 inci, lebar 67,7 inci, dan tinggi 58,7 inci serta dilengkapi dengan jarak sumbu roda yang lebar. Desain eksteriornya ceria dan menggemaskan dengan roda 18 inci yang menonjol, namun Renault juga menyediakan opsi roda 16 inci bagi yang lebih memilih ukuran yang lebih kecil.
Interior Twingo baru tidak hanya modern namun juga mencerminkan sedikit nuansa nostalgia dengan beberapa elemen desain yang terinspirasi dari versi sebelumnya. Pemilihan gigi yang berada di belakang setir serta tombol-tombol kontrol fisik yang masih ada memberikan sentuhan tradisional yang menyenangkan. Twingo juga menawarkan fleksibilitas dengan kursi belakang yang dapat digeser secara individual, sebuah fitur langka dalam segmen ini.
Twingo E-Tech Electric memberikan performa yang sesuai untuk penggunaan perkotaan dengan motor listrik berkekuatan 80 tenaga kuda. Ditenagai oleh baterai LFP 27,5 kWh, Twingo menawarkan jangkauan sekitar 263 kilometer. Renault berencana untuk memproduksi Twingo E-Tech Electric di Slovenia dan akan mulai dijual pada awal tahun depan dengan harga di bawah €20.000. Twingo ini akan bersaing dengan mobil listrik lainnya seperti Volkswagen ID.1, Hyundai Inster, dan Fiat 500e.





