Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa Oso, mengadakan pertemuan dengan 12 partai politik non-parlemen di rumahnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 24 September 2025. Dalam pertemuan tersebut, para partai non-parlemen secara resmi membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk mendukung ambang batas parlemen nol persen di Pemilu 2029. Oso menekankan bahwa Sekber yang dibentuk akan proaktif berkomunikasi dengan legislator dan pemerintah untuk memastikan revisi UU Pemilu mengakomodasi ketentuan PT nol persen. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai partai non-parlemen seperti Partai Hanura, Partai Buruh, PBB, Partai Umat, Perindo, PKN, Partai Prima, LBH PPP, dan Partai Berkarya, dengan beberapa partai lainnya yang belum bisa hadir. Oso juga mengungkapkan kekhawatiran atas suara rakyat yang tidak terwakili di DPR RI akibat penerapan PT 4 persen dalam Pemilu Legislatif 2024, serta menekankan pentingnya kedaulatan suara rakyat dalam sistem demokrasi. Aksi tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan representasi politik rakyat untuk kepentingan yang lebih baik di masa depan.
Partai Non-Parlemen Oso: Berdaulat dan Pro-Rakyat





