Hentikan Sementara Operasional SPPG di NTT: Penjelasan dan Dampaknya

by -285 Views

Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengambil keputusan tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Keputusan ini diambil setelah ditemukan adanya makanan tidak layak dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Staf Khusus BGN, Redy Hendra Gunawan, langkah ini diambil untuk melakukan investigasi dan pengecekan sampel MBG di laboratorium sebelum operasional SPPG dilanjutkan. BGN telah bekerja sama dengan lembaga independen, dinas kesehatan, dan dinas pendidikan setempat untuk menelusuri penyebab insiden dan memonitor kondisi siswa terdampak.

Dalam pernyataannya, BGN menyampaikan permohonan maaf kepada siswa, orang tua, pihak sekolah, dan semua yang terdampak insiden dan temuan makanan tidak layak di Program MBG. BGN menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerima manfaat adalah prioritas utama dan kelalaian dalam pengadaan serta distribusi makanan MBG tidak akan ditoleransi. BGN juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dalam penanganan insiden ini.

Beberapa langkah perbaikan yang sedang dilakukan BGN antara lain proses seleksi dan evaluasi mitra penyedia makanan, peningkatan standar higienitas, pengawasan rantai pasokan dan mutu pangan, serta penyusunan SOP berdasarkan best practice dan rekomendasi ahli. BGN berkomitmen untuk memastikan Program MBG berjalan sesuai standar keamanan pangan dan memberikan manfaat maksimal tanpa risiko kesehatan. Dengan perhatian serta kerjasama semua pihak, diharapkan program ini dapat berjalan dengan baik di masa depan.

Source link