Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan bahwa pemerintahnya telah mencapai kesepakatan penting dengan Amerika Serikat untuk menurunkan tarif perdagangan, setelah tur diplomatik baru-baru ini dan panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump. Negosiasi tersebut dikatakan intens namun akhirnya produktif, menghasilkan penurunan signifikan dalam tarif AS atas barang-barang Indonesia.
Prabowo menyatakan bahwa meskipun kedua negara memahami kepentingan masing-masing dalam perundingan tersebut, Indonesia tetap mempertahankan posisi tawar yang kuat untuk melindungi kepentingan nasional, terutama pekerja dan industri dalam negeri. Presiden juga mengekspresikan keyakinan kuat dalam ketahanan ekonomi Indonesia, dengan menegaskan bahwa negara ini siap menghadapi tantangan ekonomi global dan perubahan dalam tata perdagangan internasional.
Dalam konteks hubungan dagang, Prabowo menekankan bahwa negosiasi adalah proses yang berkelanjutan dan selalu terbuka untuk perundingan lebih lanjut. Prabowo menambahkan bahwa penting bagi pihaknya untuk melindungi para pekerja dan menegaskan bahwa keselamatan mereka merupakan prioritas utama dalam negosiasi tersebut.
Mengenai tarif perdagangan, Prabowo mengatakan bahwa perundingan masih akan terus berlanjut sambil tetap memastikan kepentingan nasional terlindungi. Ia juga menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk tetap kuat dan solid dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Sumber: Prabowo Subianto – U.S. Tariffs on Indonesia Cut from 32% to 19%, But Prabowo Says Negotiations Will Continue.

