Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Dungkan, Dugaan Prioritas Pengisian Jeriken Harus Diusut

by -61 Views

Antrean Panjang di SPBU Dungkan Bengkayang Masih Jadi Sorotan

Pelayanan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin di SPBU Dungkan Nomor 64.791.21 di Dusun Dungkan, Desa Dharma Bakti, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memicu kekecewaan masyarakat. Antrean kendaraan yang panjang terjadi hingga pukul 18.50 WIB, dengan puluhan pengendara yang telah menunggu sejak pagi.

Pengisian BBM Menggunakan Jeriken Dituduh Jadi Penyebabnya

Dari informasi yang dihimpun, panjangnya antrean diduga karena pengisian BBM menggunakan jeriken secara berulang. Fenomena ini membuat laju antrean sangat lambat sehingga banyak masyarakat yang telah menunggu berjam-jam akhirnya harus pulang dengan tangan hampa. Sebagian besar pengendara merasa kecewa karena waktu berharga mereka terbuang sia-sia di SPBU.

Berbicara dengan sejumlah warga, mereka menyampaikan bahwa kejadian serupa sudah pernah terjadi sebelumnya. Namun, hingga kini, tidak terlihat adanya perubahan signifikan dalam pola pelayanan yang dilakukan di SPBU tersebut.

Permintaan Masyarakat untuk Investigasi Mendalam

Muncul spekulasi di masyarakat terkait alasan dari terus berlangsungnya praktik pengisian menggunakan jeriken ini. Warga juga berharap agar pihak terkait, seperti Pertamina dan aparat berwenang, melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa penyaluran BBM di SPBU telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tindakan pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi BBM juga menjadi tuntutan yang diutarakan oleh masyarakat. Mereka percaya bahwa dengan adanya pengawasan rutin, kepercayaan publik terhadap tata kelola distribusi BBM dapat meningkat.

Seiring dengan peningkatan pengawasan, masyarakat juga berharap adanya sanksi yang tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam penyaluran BBM di SPBU Dungkan. Namun, jika setelah pemeriksaan tidak ditemukan pelanggaran, hasilnya diharapkan disampaikan secara terbuka untuk menghindari prasangka yang berkepanjangan di masyarakat.

Source link