Sorotan Publik Terhadap Proyek Peningkatan Jalan di Sukabumi
Proyek peningkatan ruas jalan Leuwiliang–Bojong Tipar yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi kembali menuai sorotan publik. Selain dugaan penggunaan material aspal tidak sesuai spesifikasi, informasi lokasi pekerjaan dan transparansi pelaksanaan proyek juga dipertanyakan.
Informasi Lokasi Proyek dan Kualitas Material
Warga setempat menyebutkan bahwa proyek yang tercantum di Kecamatan Jampang Kulon pada papan informasi sebenarnya berada di Kecamatan Jampang Tengah. Hal ini menimbulkan keraguan terhadap akurasi informasi yang disampaikan pada papan proyek.
Selain itu, kualitas material aspal yang digunakan dalam proses pengaspalan juga dipertanyakan oleh masyarakat. Dugaan adanya penggunaan material yang tidak memenuhi standar teknis menimbulkan kekhawatiran akan umur konstruksi jalan yang dikerjakan.
Keterbukaan Publik dan Keluhan Masyarakat
Publik semakin mengkritisi proyek ini setelah pemberitaan ramai di media. Papan informasi proyek yang tiba-tiba hilang setelah publik menyoroti hal ini menimbulkan pertanyaan tentang komitmen pemerintah dalam menjaga transparansi proyek yang menggunakan anggaran negara.
Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi memberikan penjelasan terkait lokasi proyek yang mencurigakan, hilangnya papan informasi sebelum selesai, dan dugaan kualitas material yang kurang baik. Permintaan pemeriksaan dari aparat pengawas intern dan lembaga lainnya juga disampaikan untuk memastikan kelayakan pelaksanaan proyek ini.
Perlu diingat bahwa seluruh dugaan yang disampaikan masih merupakan klaim dari masyarakat, sehingga asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan. Klarifikasi dari pihak terkait diharapkan dapat memberikan informasi yang berimbang dan objektif kepada masyarakat.
Penulis: Muhidin | Editor: Redaksi | Sumber Berita: SUARARAKYAT.info





