Perusahaan otomotif besar tidak hanya menjual model flagship mahal dan mewah seperti Rivian R1, Lucid Gravity, atau Tesla Model S. Untuk dapat tumbuh, perusahaan otomotif harus memiliki produk bervolume tinggi. Tesla telah membuktikan hal ini, sementara Rivian dan Lucid sedang berusaha menyusul. Lucid Motors, sebagai contoh, sedang fokus pada pengembangan platform EV ukuran menengah yang bisa melahirkan tiga jenis bodi berbeda. Prototipe pertama dari model ini baru-baru ini selesai dirakit, menandai langkah awal peluncuran produk baru Lucid.
Menurut informasi dari internal Lucid Motors yang dibagikan oleh Nick Twork, Head of Communication, prototipe ini akan mengejutkan banyak orang ketika akhirnya diungkap kepada publik. Kendaraan ini berbagi DNA dasar dengan model Lucid lainnya, tetapi dengan kemampuan manufaktur yang ditingkatkan dan struktur biaya yang lebih efisien. Hal ini menunjukkan fokus Lucid pada pengurangan biaya produksi sebagai langkah strategis berikutnya.
Meskipun Lucid telah berhasil mengembangkan teknologi canggih untuk EV-nya, tantangan selanjutnya adalah menghasilkan kendaraan tersebut tanpa harus merugi. Harga yang terlalu tinggi dapat menghalangi minat konsumen, sementara harga terlalu rendah dapat merugikan profitabilitas perusahaan. Dengan platform EV ukuran menengah yang dirancang untuk menjadi lebih terjangkau, Lucid berharap dapat mengatasi masalah biaya dan bersaing dengan rivalnya, termasuk Tesla dan Rivian.
Proyek platform mid-size Lucid, yang dijadwalkan memasuki tahap produksi pada akhir 2026, diharapkan dapat menarik segmen konsumen yang lebih luas. Dengan perkiraan harga sekitar US$50.000, kendaraan Lucid ini nampaknya akan lebih terjangkau dibandingkan dengan model sebelumnya, seperti Lucid Air dan Lucid Gravity. Meskipun Lucid masih memposisikan diri sebagai merek premium, langkah ini dapat membuka kesempatan bagi mereka untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar dan bersaing dalam kategori SUV listrik ukuran menengah.





