Buku “Broken Strings” menarik perhatian banyak orang karena kepopulerannya yang viral di media sosial. Ditulis oleh Aurélie Moeremans, buku ini merupakan sebuah memoar yang mengangkat topik manipulasi dan kekerasan emosional, yang jarang dibahas secara terbuka. Dengan gaya bahasa sederhana dan personal, Aurélie memperlihatkan pengalaman masa kecilnya yang memengaruhi pola hubungan di masa dewasa.
Melalui narasi yang jujur dan tanpa sensasionalisme, “Broken Strings” menggambarkan bagaimana sebuah hubungan yang awalnya tampak normal dapat berubah menjadi relasi yang penuh kontrol dan tuntutan emosional secara perlahan. Buku ini juga menggambarkan kekerasan emosional bukan hanya dalam bentuk teriakan atau kekerasan fisik, tetapi juga dalam hal-hal kecil seperti sikap posesif dan perhatian yang dibungkus manipulasi.
Dengan rilisnya pada 10 Oktober 2025 dan dibagikan secara gratis melalui akun Instagram pribadi penulisnya, “Broken Strings” tidak hanya menjadi sebuah memoar, tetapi juga menjadi ruang bagi pembaca untuk merenungkan hubungan-hubungan yang mereka alami. Kejujuran dan kecerdasan penulisan Aurélie membuat buku ini begitu menarik dan memikat bagi pembaca yang ingin memahami pola-pola kekerasan emosional yang terkadang sulit untuk diidentifikasi.
