Hyundai Motor Group mengeluarkan jajaran mobil listrik yang mengesankan di Amerika Serikat, termasuk Ioniq 5 dan Ioniq 9 yang mendapat penghargaan serta Kia EV3 yang ringkas. Namun, keluarga mobil listrik ini bahkan lebih beragam di Eropa dan Korea Selatan, termasuk hatchback Hyundai Inster yang unik. Sekarang, Hyundai akan meluncurkan “EV terbesarnya” untuk pasar Eropa di Brussels Motor Show pada bulan Januari 2026 dengan teknologi pengisian daya 800 volt yang canggih. Berbeda dengan Ioniq 9, mobil ini akan menjadi Hyundai Staria EV, sebuah van yang populer di Eropa.
Staria EV sudah dikenal sebagai van yang elegan dan serbaguna dengan gaya ramping serta sejumlah pilihan mesin. Dengan permintaan meningkat untuk mobil listrik, Staria EV diperkirakan akan menggunakan paket baterai NCM lithium-ion 84 kW yang sudah ada pada model-model Hyundai dan Kia lainnya. Meskipun jarak tempuh yang pasti belum diketahui, baterai yang lebih besar memiliki potensi untuk memberikan jarak tempuh yang lebih jauh.
Keunggulan utama dari Staria EV adalah arsitektur listrik 800 volt Hyundai yang memungkinkan pengisian cepat DC. Walaupun peluncuran Staria EV kemungkinan tidak akan terjadi di Amerika Serikat karena kolaborasi Hyundai dengan General Motors mengenai van listrik, penggemar van di Eropa akan dapat menikmati opsi mobil listrik yang menarik dalam waktu dekat. Dengan model ini, Hyundai semakin menunjukkan komitmennya terhadap elektrifikasi kendaraan, menyediakan solusi yang ramah lingkungan untuk kebutuhan transportasi masa depan.





