Lamborghini: Mengintip Rencana Produksi Model Supercar Off-road yang “Gila”
Di bawah naungan perusahaan Audi, Lamborghini mengalami perubahan signifikan dari era Countach yang liar. Meskipun bisnisnya tidak berjalan lancar pada periode itu, Lamborghini kini berada di bawah bendera Volkswagen Group dan terus tumbuh dengan kuat.
Dengan jumlah pengiriman mobil yang mencapai rekor pada tahun 2024, Lamborghini saat ini lebih stabil secara finansial. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengeluarkan model-model khusus seperti Huracan Sterrato, dengan proyek-proyek lebih unik di cakrawala.
Federico Foschini, kepala penjualan dan pemasaran Lamborghini, memberikan petunjuk tentang rencana merek ini untuk meluncurkan model yang lebih “gila” lagi. Proyek-proyek off-road seperti Sterrato menerima permintaan yang tinggi, membuat Lamborghini siap untuk menjelajahi ceruk pasar ini.
Lamborghini juga tidak melupakan versi roda belakang Temerario dan rencana untuk merilis model-model “liar” yang melintasi batasan model supercar saat ini. Urus, sebagai model terlaris perusahaan, tetap menggunakan tenaga gas dalam konfigurasi hibrida plug-in, mengikuti tren kendaraan ramah lingkungan.
Dengan pandangan akan aturan emisi yang semakin ketat di Eropa, Lamborghini sadar akan pentingnya menghadirkan mobil hibrida. Diharapkan bahwa Lamborghini dapat terus menjaga ciri khasnya dalam menghadirkan kendaraan yang unik dan menarik while complying with the changing regulations in the automotive industry.





