Idrus Marham, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, memberikan respon positif terhadap gagasan Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) dalam upaya menghadirkan demokrasi yang lebih sehat dan bertanggung jawab. Menurut Idrus, gagasan BSNPG merupakan bentuk ijtihad politik yang bertujuan untuk memperkuat serta menata sistem politik Indonesia. Ia mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai upaya serius untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.
Idrus juga menjelaskan bahwa usulan dan gagasan dari BSNPG akan ditinjau lebih mendalam dan dilaporkan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Sebagai partai besar, Golkar memiliki tanggung jawab untuk mengawal arah demokrasi Indonesia agar selalu berpihak kepada rakyat. Melalui BSNPG, Golkar berkomitmen untuk tidak hanya mengawal suara partai dalam pemilu, tetapi juga menjadi benteng moral bagi keberlangsungan demokrasi nasional.
BSNPG, yang dipimpin oleh Syahmud Basrie Ngabalin, menegaskan komitmennya untuk membawa demokrasi yang lebih sehat dan bertanggung jawab. Mereka menekankan perlunya perubahan besar dalam sistem pemilu Indonesia, dengan harapan agar demokrasi tidak hanya terjadi saat pemilu, tetapi juga tumbuh dari kesadaran dan tanggung jawab masing-masing warga negara. Menurut Syahmud, rakyat harus menjadi bagian aktif dalam menentukan arah bangsa melalui pilihan politik yang sadar dan bertanggung jawab.





