Stellantis Perlambat Otonom: Tertinggal di Era Mobil Listrik

by -222 Views

Stellantis, perusahaan induk dari merek mobil terkenal seperti Jeep, Dodge, dan Ram, telah memutuskan untuk tidak melanjutkan pengembangan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut secara internal. Langkah ini diambil setelah pertimbangan biaya tinggi, tantangan teknis, dan permintaan konsumen yang tidak pasti. Awal tahun ini, Stellantis mengumumkan STLA AutoDrive 1.0, sebuah sistem bantuan pengemudi SAE Level 3 yang inovatif, namun sekarang pengembangannya dihentikan.

Di Amerika Serikat, sistem bantuan pengemudi semakin diminati oleh pembeli mobil. Namun, sebagian besar sistem yang ada masih dikategorikan sebagai Level 2, memerlukan pengawasan penuh dari pengemudi. Stellantis berusaha mengembangkan sistem di atas Level 2, yang memungkinkan pengemudi untuk melakukan tugas non-mengemudi dalam kondisi tertentu. Namun, sekarang perusahaan diprediksi akan mengandalkan pemasok teknologi untuk menghadirkan fitur ini, yang bisa menguntungkan secara finansial namun berisiko jangka panjang.

Meskipun Stellantis belum menetapkan rencana yang jelas terkait sistem ADAS, perusahaan lain seperti GM, Ford, dan Tesla terus berlomba mendapatkan posisi terdepan dalam industri ini. Melanjutkan pengembangan teknologi autonomi bisa menjadi investasi yang berisiko, namun dengan potensi besar dalam jangka panjang.

Source link