Exploring SPPG Kitchen: Gratitude-Filled Tears

by -232 Views

Pada tanggal 30 Juli 2025 di Serdang Bedagai, emosi meluap ketika Aslina membagikan kisah transformasinya. Bekerja di Unit Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cempedak Lobang, Sei Rampah, hanya beberapa langkah dari rumahnya, dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada program yang telah mengubah hidupnya. Berdiri di samping pemimpin daerah seperti Hasan Nasbi dan Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, Aslina dengan berlinang air mata mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas dampak positif yang telah dirasakannya setiap hari.

Sebelum bergabung dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Aslina adalah seorang ibu rumah tangga penuh waktu tanpa penghasilan sementara suaminya bekerja sebagai buruh dengan penghasilan terbatas. Namun sekarang ia turut serta dalam mempersiapkan makanan sehat untuk anak-anak sekolah di komunitasnya, membawa harapan baru dalam hidupnya. Normawati, peserta lainnya, juga menyoroti bagaimana kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan di dekat rumah telah sangat berharga untuk mendukung keluarganya, termasuk anak-anak sekolahnya yang mendapat manfaat dari program MBG yang menyediakan makanan bergizi.

Dampak program ini tidak hanya terbatas pada para ibu rumah tangga, seperti yang terlihat pada kasus Shinta Ramadana berusia 21 tahun. Sebelumnya menganggur, kini ia bekerja di bidang persiapan makanan dengan antusiasme tinggi, mencerminkan semangat pemberdayaan yang dibangun oleh Program MBG. Para wanita ini adalah di antara banyak individu di seluruh negeri yang telah menemukan pekerjaan dan harapan baru melalui inisiatif ini, menurut data dari Badan Gizi Nasional.

Di luar menyediakan makanan bergizi, Program MBG simbolisasi pemberdayaan dan transformasi. Program ini telah mengubah dapur menjadi ruang harapan, di mana individu seperti Aslina, Norma, dan Shinta telah menemukan kesempatan untuk bekerja dengan bermakna dan tumbuh secara pribadi.

Source link