Menanda Putra Duta merasa bangga hari ini karena menerima penghargaan Adhi Makayasa Akademi Angkatan Laut (AAL) dan dilantik langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Menanda yang kini berpangkat Letnan Dua (Letdu) Pelaut itu menyatakan siap mengabdi untuk NKRI. “Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya tersendiri, saya bisa dilantik oleh Bapak Presiden di Istana Negara, yang di mana hadir bersama dengan dua ribu calon perwira remaja terbaik putra-putri seluruh Indonesia, yang di mana terbagi menjadi empat matra, dan kami siap untuk mengabdikan diri kepada NKRI,” kata Menanda usai pelantikan. Keluarga Menanda, termasuk ayah dan ibunya yang datang dari Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, juga merasakan kebanggaan atas pencapaian tersebut.
Adik Menanda, Medi Anata Pratama, juga merasa bangga dan siap bersama-sama mengabdi untuk bangsa. Medi sendiri adalah seorang perwira TNI Angkatan Darat berpangkat Letnan Dua Infanteri. “Saya adalah adik dari peraih Adhi Makayasa, yaitu Letnan Dua Pelaut Menanda Putra Duta. Saat ini saya menjadi seorang perwira teknik Angkatan Darat. Saya sangat bangga bisa bergabung di teknik Angkatan Darat, dan saya siap mengabdi untuk memberikan karya terbaik bagi masyarakat bangsa negara dan dunia,” ungkapnya. Kisah pengabdian keluarga Suhardi dari daerah terpencil di ujung Riau menjadi simbol semangat serta ketulusan dalam mengabdikan diri untuk mencapai prestasi yang membanggakan.
Penerima Adhi Makayasa tahun ini berasal dari berbagai institusi seperti Akademi Militer, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Kepolisian. Mereka terpilih berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 56/TNI Tahun 2025 dan Nomor 57/Polri Tahun 2025. Beberapa di antaranya adalah Alim Bimo Pratowo, Muhammad Afrijal Mughlis, Arya Handaru, dan Muhammad Malik Aditya Kurniawan. Prestasi mereka menunjukkan bahwa semangat juang anak bangsa mampu mengatasi batas geografis dan meraih kesuksesan yang membanggakan.

