Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyatakan persetujuannya terhadap banyaknya wakil menteri (wamen) yang merangkap jabatan sebagai komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut Cak Imin, hal ini memudahkan negara dalam meminta pertanggungjawaban karena identitas wamen sebagai komisaris lebih jelas. Dia juga mengungkapkan bahwa keberadaan wamen sebagai komisaris dapat membuat perusahaan negara lebih bertanggung jawab, baik ketika merugi maupun mendapatkan keuntungan.
Cak Imin juga menyoroti fakta bahwa sebagian besar masyarakat tidak mengenal sosok komisaris BUMN sebelumnya, sehingga sulit bagi negara untuk menemukan siapa yang bertanggungjawab jika terjadi kerugian. Dengan adanya wamen yang merangkap jabatan sebagai komisaris, tanggung jawab menjadi lebih jelas. Selain itu, Cak Imin menyatakan bahwa tugas wamen yang merangkap sebagai komisaris adalah untuk menjaga kesehatan perusahaan negara.
Selain membahas peran wamen sebagai komisaris, Cak Imin juga memberikan peringatan kepada Presiden Joko Widodo agar partai politik dapat tumbuh dengan baik tanpa menjadi beban. Ini merujuk pada komitmen Presiden Jokowi yang ingin bekerja keras untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dengan demikian, Cak Imin menggarisbawahi pentingnya peran partai politik dalam pembangunan negara yang sehat dan kuat.





