Hot hatch bensin semakin sulit untuk ditemui karena aturan emisi yang lebih ketat, terutama di Eropa. Hyundai N berduka atas penghentian produksi i20 N dan i30 N, menyebutnya sebagai “bencana”. Selain itu, Volkswagen Polo GTI dan Golf GTI juga berakhir di pasar Eropa bulan lalu. Namun, keberadaan hot hatch masih kuat di Australia. Wakil Presiden Hyundai N mengungkapkan ketidaknyamanan terhadap mobil listrik, namun rekan nya di Jerman lebih optimis, menyebut mobil listrik sebagai masa depan performa kendaraan. Hal ini mengisyaratkan munculnya mobil hibrida sebagai solusi di masa depan. Meskipun mesin bensin turbo 2.0 liter kurang mungkin untuk digunakan lagi, powertrain hibrida berbasis mesin 1.6 liter memiliki peluang lebih besar. Belum ada kepastian apakah mobil berperforma listrik akan tetap menggunakan transmisi manual, disamping berita positif tentang Elantra N dan kedua model Ioniq N yang akan segera hadir. Meskipun Hyundai N terfokus pada mobil listrik, mereka tetap membuka pintu bagi mobil sporty dengan mesin pembakaran, menandakan bahwa mesin pembakaran internal akan tetap menjadi bagian penting dalam portofolio mereka.
Boss Hyundai Meratapi Kehilangan Hot Hatch ICE




